Bentar Lagi Senin
Bang, tiba-tiba saja sabtu itu kita ada di sebuah tempat ngopi, Kopi Progo tempatnya, sebuah kafe di Bandung yang tentu ngejual kopi maka dari itu namanya kopi progo, walau ternyata mereka ga hanya ngejual kopi tapi juga makanan dan minuman lain. Tapi kopi progo hanya tempatnya, ga penting untuk dibahas meskipun yang sebenarnya hal lain yang saya bahas pun ga penting. Yang jelas hari itu kita kerja bareng disana, kalau perlu disebutin kita itu adalah Saya, om Ari, Asep, dan Helmi. Saya sebut Ari om karena dia yang paling tua, anaknya dua.
Pada sebuah jam di menit tertentu dan suatu detik obrolan kita mengarah ke freelancing, dan kebetulan kita berempat ngakunya freelancer. Sedangkan sementara itu di timeline twitter ada beberapa orang yang ngeluh tentang hari senin, tentang weekend itu kenapa cuma 2 hari kenapa ga 4 hari aja gitu weekendnya.
Dan setelah kopi saya minum, Ari sedang koding sebuah game (yeah, dia game developer walau anaknya dua), Asep lagi nyari info alamat client barunya, dan Helmi oh entah sedang apa tampak tidak sedang apa-apa dan fakta nya dia suka ngaku-ngaku pengangguran, timbulah sebuah ide, ide yang ga sengaja dateng tapi sengaja saya ceritain, ide yang sederhana dan lebih ke bercanda.
Ide untuk ngebuat sebuah akun di twitter yang berupa sebuah gerakan. Gerakan untuk nyinyirin para karyawan yang harus balik lagi ke kantor hari senin setelah sabtu minggu yang bahagia. Gerakan untuk mencintai hari senin, ya mencintai hari senin, karena entah bagaimana sejarahnya hari Senin itu jadi sangat dibenci oleh hampir semua orang. Senin jadi hari paling antagonis dari semua hari hari. Pokoknya kasian si senin, padahal senin ga salah apa-apa.
Semua ide itu saya ceritakan ke semuanya, hanya asep yang keliatan peduli walaupun ga yakin juga sih, ari hanya peduli pada game-nya dan Helmi entah peduli pada apa selain kopi yang dia pesen ternyata salah.
Yang menarik adalah, pas malam-nya tiba-tiba si asep jadi serius tentang ide ini, ngebuat bot di twitter @bentarlagisenin yang tiap jam ngingetin kita Hari senin itu berapa lama lagi. nge-buat web dengan alamat http://lovelymonday.com/ yang sama halnya akun twitter, di web ini juga ada counter waktu untuk mengingatkan hari senin.
Saya dan asep kemudian koar-koar di twitter, tentang ini, tentang BentarLagiSenin yang Awesome, tentang gerakan mulia kita untuk mengingatkan betapa indah hari senin, hari dimana semua orang ketemu lagi dengan perkerjaan, dan Teman-teman kantor yang mereka cintai, hari dimana cuma lima menit saja dari lamanya waktu seminggu banyak orang yang menghormati bendera merah putih saat upacara di sekolah-sekolah.
Tak berapa lama kemudian, banyak orang-orang keren yang juga tertarik, Didiet (lynxluna) dari jogja yang langsung ngebuat Apps untuk iPhone, kemudia ada Alfaridi yang ngebuat apps untuk Androidnya, juga ada front-end developer Bravocado yang tertarik untuk redesain webnya. Dengan visi dan misi yang sama untuk membuat dunia ini lebih baik dan semua orang bisa mencintai hari senin.
Mau tau apa aja yang akan kita lakukan untuk membuat hari senin jadi hari yang lebih baik ? follow aja dulu twitternya di @bentarlagisenin.
*noted : Asep dari cerita ini adalah Asep Bagja, Freelancer sukses berpenghasilan 50 juta perbulan, untuk info lebih lanjut silakan cek di web pribadi dia http://asep-freelancer-50jutaperbulan.com


6 Notes/ Hide
-
heatheryi982 likes this
-
dausgonia posted this